tik tok tik tok
Gerakan jarum jam tangan itu seolah-olah membangunkanku dari lamunan. Desiran angin yang sejuk, cuaca yang agak mendung dan matahari yang agak malu menunjukkan dirinya menghentarkanku menuju sore di hari pertama minggu ini. Tidak ada yang spesial bagiku di hari ini. Misi mencerdaskan bangsa yang didapuk selama beberapa tahun ini menjadi bagian sehari-hari dalam hidupku. Hidup seolah-olah hanya berkisar di seputar rumah, sekolah, terminal angkot dan angkot, hanya ada 1 tambahan di hari minggu, gereja. Entah yang terlintas ini pernah terlintas di pikiran mereka ataukah tidak, para siswa, partner kerja ataupun mereka yang tak ku kenal. HIdup ini terasa datar. Kadang angin kencang tiba-tiba datang pun seperti tidak berasa. seolah kaku menghadapi deruan angin itu. Berdiri sebagai sebuah pohon di tengah-tentang ilalang kadang membuat ku menjadi pribadi yang kaku, yang tak ini menoleh sedikit pun ke bawah.
Ke atas, ke bawah, kiri atau kanan kah yang harus ku palingkan tubuh ku ini untuk menyadari bahwa hidup ini bukan hanya tentang bertahan di tengah deruan angin kencang dan angin sepoi-sepoi. Akankah ada sebuah pohon besar yang tiba-tiba ditanam di sekitar ku untuk membantuku menahan deruan angin kencang? atau terhindar dari rasa ngantuk yang luar biasa karena angin sepoi sepoi?
Entahlah, yang au tahu hidup ini terus berjalan